facebooklogocolour

Gerakan Buruh

Partai Buruh dan Tugas Kaum Revolusioner Hari ini

partai buruh

Berbicara mengenai Partai Buruh yang hari ini lahir, muncul perbedaan di antara aktivis kiri, kaum buruh, dan kaum muda dalam menyikapinya. Ada yang optimis dan ada yang pesimis. Ada sementara aktivis kiri yang menekankan pentingnya mengintervensi partai ini, ada pula yang mengutuk dan mencibir. 

Lalu bagaimana seharusnya sikap kaum revolusioner? Simak penjelasannya dalam tulisan berikut ini.

Neraca Singkat Setelah Demo 8 Oktober

demo 8 oktober

Perjuangan melawan Omnibus Law bukan hanya perjuangan eksternal melawan pemerintah, tetapi terutama perjuangan internal melawan kerak-kerak perangkat birokrasi dan kepemimpinan yang telah menjadi penghalang terbesar bagi kemenangan buruh.

Setelah Demonstrasi 25 Agustus, Apa Selanjutnya?

demo 25 agustusPengalaman telah menunjukkan bahwa strategi bertahan yang baik adalah dengan melakukan serangan. Satunya senjata kelas buruh adalah aksi massa dan mogok. 

Ketika kelas penguasa melakukan serangan, kita harus mempersiapkan perlawanan. Kelas buruh harus kembali kepada tradisi perlawanan militan tahun-tahun 2011-12. Inilah yang harus menjadi tujuan bagi setiap buruh yang sadar kelas. Inilah cara menggagalkan Omnibus Law.

Kebuntuan Taktik Lobi dalam Membendung Omnibus Law

serikatburuh

Taktik lobi telah menunjukkan impotensinya dalam membendung Omnibus Law, dan bahkan telah menjadi sepenuhnya reaksioner. Saatnya kaum buruh banting stir dan mengubah haluan. Tinggalkan meja perundingan, dan turun ke jalan! Aksi massa dan pemogokan adalah satu-satunya bahasa yang dipahami oleh rejim.

Pengalaman Seorang Buruh: Dari Serikat ke Partai Buruh

dari serikat ke partai buruhPembentukan partai buruh akan memberi kesempatan bagi kaum buruh untuk belajar bagaimana memformulasikan dan merealisasikan program perjuangan yang menyasar pada penumbangan sistem kapitalisme.

Kontribusi Diskusi Untuk Konferensi Gerakan Rakyat Indonesia: Partai Macam Apa yang Ingin Kita Bangun

gerakindoPemilu 2019 akan sekali lagi menjadi karnival demokrasinya kelas penguasa. Rakyat pekerja hanya jadi lumbung suara untuk memenuhi ambisi sempit dari politisi ini atau itu, dari partai ini atau itu. Rakyat pekerja dihadapkan dengan satu permasalahan yang sama yang telah merudungnya cukup lama: tidak adanya partai politik yang sungguh adalah miliknya dan mewakili kepentingannya. Partai macam apa yang seharusnya dibangun?

 

Editorial May Day 2018: Seruan Bagi Gerakan Buruh untuk Bangkit!

mayday01Kelas buruh harus membangun kepercayaan lagi pada kekuatannya sendiri. Jangan bersandar pada pimpinan reformis yang lembek dan borjuasi korup yang seringkali memanfaatkan kelas buruh. Jadikan momentum May Day tahun ini sebagai awal dari kebangkitan gerakan kalian semua!

Bergabunglah dengan Perhimpunan Sosialis Revolusioner!

Form Pendaftaran

Form by ChronoForms - ChronoEngine.com