facebooklogocolour

Pemilu Malaysia dan Hari-hari Setelahnya

malaysian elect18 the winner 02Pemerintahan  baru yang dihasilkan oleh Pemilu kali ini akan dihadapkan dengan sisi-sisi yang berkontradiksi, antara menjaga kestabilan ekonomi atau menjaga kestabilan politik. Dalam situasi krisis kapitalisme hari ini, menjaga keduanya adalah tidak mungkin

Pemilu Malaysia: Pertarungan Kubu Penguasa dan Oposisi

mahathir najib umnoKenyataannya baik partai yang berkuasa dan partai oposisi hanyalah dua sisi dari koin yang sama. Kepentingan mereka bukan menghapuskan masalah-masalah mendasar rakyat Malaysia. Kepentingan mereka adalah bagaimana menjarah kekayaan rakyat.

Kudeta dan Krisis di Thailand, Kaos Merah Harus Melawan Balik

redshirtsArtikel ini ditulis pada 14 Mei 2014, seminggu setelah kudeta yudisial pada 7 Mei 2014. Tidak lama kemudian, kudeta militer menyusul pada 22 Mei. Ketegangan semakin tinggi di Thailand semenjak krisis politik yang telah berlangsung selama beberapa tahun ini mencapai puncaknya. Minggu lalu kudeta yudisial melengserkan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra dan beberapa menterinya.

India: Bhagat Singh, Menemukan Kembali Warisan Perjuangannya

Pada 23 Maret 1931, seorang pemuda berusia 23 tahun, Bhagat Singh, ikon revolusioner legendaris dalam perjuangan kemerdekaan rakyat anak benua India (sebelum India dan Pakistan dipecah oleh Inggris – Ed.), dan kawan-kawan seperjuangannya, Sukhdev Thapar dan Shivaram Rajguru, digantung di penjara pusat di Lahore.

Marxis Menang Pemilu di Pakistan, di Tengah Kegelapan Taliban

Di tengah semua kekuatan gelap itu, ada secercah cahaya yang muncul. Kamerad Ali Wazir, seorang Marxis dari The Struggle, yakni seksi Pakistan dari International Marxist Tendency (IMT), memenangkan pemilu di Waziristan Selatan.

Tiongkok: Sedang bergerak ke mana?

Kaum kapitalis di dunia maju, pada satu sisi, luar biasa gembira atas restorasi kapitalis di Tiongkok, sementara pada saat yang sama mereka dibuat cemas oleh klas penguasa birokratik Tiongkok yang tidak mengizinkan mereka menjarah Tiongkok habis-habisan. Konflik-konflik mereka tidak berwatak ideologis, tapi disebabkan oleh persaingan di pasar, investasi, dan antagonisme perdagangan.

Peran yang Dimainkan Negara dalam Pembangunan Kapitalisme di Jepang

Pandangan klasik tentang bagaimana kapitalisme berkembang adalah di dalam masyarakat feodal suatu kelas timbul, yang terdiri dari para pedagang, bankir, para industrialis awal, yakni burjuasi, dan  bahwa supaya klas ini mampu mengembangkan potensi penuhnya sebuah revolusi burjuis diperlukan untuk mematahkan batas-batas yang diimposisikan oleh aristokrasi feodal bertanah. Itulah bagaimana hal-ihwalnya berkembang, kurang lebih, di negeri-negeri seperti Prancis dan Inggris, tapi tidak di Jepang.

Pakistan yang Lain

Ada Pakistan yang lain, yakni Pakistannya kaum buruh dan tani, Pakistan dengan tradisi sosialismenya Bhutto pada tahun 1960-70. Pakistan hari ini, yang penuh dengan kesengsaraan dan keterbelakangan, penuh dengan terorisme dan Islam fundamentalisme, adalah hasil dari kebuntuan kapitalisme.

Revolusi dan Konter Revolusi di Thailand

Gejolak sosial dan politik di Thailand mencapai klimaksnya dengan pembentukan barikade di Bangkok pada awal Maret 2010, dimana puluhan ribu demonstran kaos-merah menduduki area pusat Bangkok. Dua bulan perjuangan yang sengit berakhir dengan serangan militer pada tanggal 19 Mei yang akhirnya berhasil menghancurkan basis kamp Kaos Merah. 85 orang mati dan ribuan lainnya terluka. Ofensif konter revolusioner meraih kemenangan, tetapi Thailand tidak akan pernah sama lagi. Sebuah perang kelas telah dimulai. Di Rajprasong, mereka bernyanyi: “Ini adalah perang kelas yang akan menyapu otokrasi”. Berikut ini adalah analisa yang ditulis pada hari penyerangan militer terhadap kamp kaos merah (19/5).

Bergabunglah dengan Perhimpunan Sosialis Revolusioner!

Form Pendaftaran

Form by ChronoForms - ChronoEngine.com