facebooklogocolour

Pengantar Edisi Bahasa Indonesia “Sosialisme dan Hak Bangsa Menentukan Nasib Sendiri”

sosialisme dan hak penentuan nasib sendiri Artikel ini berisi pengantar buku "Sosialisme dan Hak Bangsa Menentukan Nasib Sendiri" edisi Indonesia, karya Alan Woods dan Ted Grant.

Buku ini mengupas bagaimana perspektif Marxis mengenai tuntutan penentuan nasib sendiri bangsa-bangsa tertindas seperti bangsa Papua dan bagaimana perjuangan yang harus ditempuh oleh bangsa tertindas agar bisa memperoleh kemerdekaan 100%. 

Lenin dan Masalah Majelis Konstituante

sovietSalah satu tuduhan utama yang kerap dilemparkan terhadap Lenin dan kaum Bolshevik adalah mereka anti-demokratik. Mereka akan menunjuk pada episode dibubarkannya Majelis Konstituante oleh kaum Bolshevik sebagai bukti tak terbantahkan. 

Namun, kalau kita sungguh memahami apa itu demokrasi, maka kita akan bisa memahami mengapa justru pembubaran Majelis Konstituante adalah aksi yang paling demokratik dari Revolusi Oktober.

150 Tahun Lenin: Saatnya bangun Partai Revolusioner

leninAkan keliru kalau kita mengatakan bahwa Lenin sendiri-lah yang bertanggung jawab atas kemenangan Revolusi Oktober. Lenin, pada analisa terakhir, adalah personifikasi dari periode sejarah saat itu. Tetapi ini bukan berarti tidak ada ruang bagi peran individu dalam sejarah. Sumbangsih Lenin dalam kemenangan Revolusi Oktober adalah kegigihannya dalam mempersiapkan partai revolusioner untuk menyambut momen revolusi. Inilah pelajaran utama dari Lenin yang sampai hari ini masih relevan.

Bagaimana Memenangkan Revolusi?

bagaimana memenengkan rev2Banyak aktivis gerakan yang menginginkan revolusi dan menunggu datangnya peristiwa itu. Namun ketika dihadapkan dengan pertanyaan tentang kesiapan mereka menghadapi revolusi, mereka lantas mundur ke belakang. Mereka tidak membahas ini lebih jauh. Bagi mereka gerakan adalah segalanya.

Apa itu Prostitusi dan Bagaimana Mengakhirinya?

prostitusiProstitusi merupakan tindakan kekerasan terhadap perempuan demi kebutuhan hidup. Selama sistem yang menciptakan kekurangan kebutuhan hidup terutama bagi kaum perempuan tetap ada, maka upaya menghapuskan prostitusi sampai ke akar-akarnya tidak pernah bisa tercapai